Kunjungan Living Lab


Isyak Meirobie, S. Sn., M. Si selaku Wakil Bupati Pemkab Belitung, didampingi oleh Kadis Kominfo serta Bappeda Pemkab Belitung mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara pada 24 Januari 2020. Disambut oleh Harun Triyantoro selaku Manager Experience Management Living Lab Smart City Nusantara, Isyak Meirobie dan jajarannya berkesempatan untuk mengenal lebih jauh mengenai Smart City Nusantara yang diusung oleh Telkom Group ini.

Kabupaten Belitung merupakan bagian dari Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, dimana kondisi geografisnya terbagi atas beberapa kepulauan. Sarat akan potensi budaya, pariwisata dan ekonomi terlebih dengan keberadaan KEK di dalamnya, Pemkab Belitung memiliki keinginan kuat untuk dapat terus membangun wilayahnya. Kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara sendiri merupakan salah satu upaya Pemkab Belitung dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kemampuan SDM nya mengenai Smart City. Dalam kunjungannya, jajaran Pemkab Belitung diajak berkeliling melakukan Lab Tour untuk melihat dan mempelajari solusi Smart City Nusantara dan berdiskusi mengenai kebutuhan solusi yang dinilai tepat untuk diimplementasikan di Pemkab Belitung.

Pada kunjungannya kali ini Isyak Meirobie dan jajaran tidak hanya diajak untuk dapat memahami lebih jauh mengenai Smart City, tetapi juga dipandu untuk dapat memetakan permasalahan yang dihadapi wilayahnya dengan solusi-solusi Smart City Nusantara yang ada dalam upaya penyelesaiannya. Hal ini merupakan bentuk kesiapan Telkom untuk dapat membantu Pemerintah Daerah dalam menjalankan fungsinya dalam pelayanan publik seperti tergambar dalam testimoni Isyak Meirobie atas kunjungannya ke Living Lab Smart City Nusantara: “Telkom Living Lab, Membuat Lompatan Dalam Pelayanan Publik dan Inovasi Pembangunan Daerah Semakin di Depan!”.

Living Lab Smart City Nusantara sendiri merupakan fasilitas yang dibangun oleh PT. Telkom sebagai bentuk dukungan pada pengembangan smart city di Indonesia. Living Lab Smart City Nusantara yang berdiri sejak tahun 2016, kini telah menerima 594 kunjungan dari seluruh stakeholder smart city baik itu dari Jajaran Pemerintahan, kalangan industri, maupun masyarakat umum dan akademisi. Memiliki lebih dari 73 showcase solusi seperti Smart PJU, Smart Meeting Room, dan Command Center dan didukung kesiapan Telkom Group dalam menghadirkan solusi-solusi sesuai dengan kebutuhan Pemerintah Daerah yang sangat unik dan beragam, Smart City Nusantara siap menjadi partner Pemerintah Daerah dan stakeholder Smart City lainnya untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Smart City di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya


Sebagai peserta Gerakan Menuju 100 Smart City Tahap 2 di tahun 2018, Kota Cimahi merupakan salah satu dari 100 Kota di Indonesia yang oleh Pemerintah Pusat dinilai memiliki potensi dan pelaksaanaan pengembangan smart city yang baik sehingga menjadi peserta bimbingan pengembangan smart city oleh pemerintah Pusat. Dikutip dari salah satu wawancara nya perihal ini, Ajay Muhammad Priatna selaku Wali Kota Pemkot Cimahi mengatakan bahwa menurutnya konsep smart city harus merefleksikan pelayanan publik yang dilakukan secara digital atau online dengan berbasis teknologi. Tujuannya agar berbagai pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih cepat, mudah, efisien, dan tidak terjadi pungli.

Hingga kini Pemkot Cimahi masih terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun Cimahi Smart City. Pada tahun 2019 ini tercatat sudah ada 71 solusi smart city yang dimiliki oleh Pemkot Cimahi. Tak berhenti sampai situ, Wali Kota Pemkot Cimahi bahkan sedang membangun mal pelayanan publik yang berlokasi di daerah Aruman, Cimahi. Tujuan dari dibangunnya mal pelayanan publik ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kota Cimahi untuk masyarakat Kota Cimahi.

Dalam rangka terus mewujudkan Cimahi Smart City, dengan didampingi oleh Account Manager Telkom Regional 3, Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Zulkarnain beserta jajaran datang mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara pada 4 Desember 2019. Living Lab Smart City Nusantara merupakan sebuah area yang dibangun oleh Telkom Group sebagai guiding tools untuk seluruh stakeholder smart city Indonesia yang terdiri dari Pemerintah, Industri dan Masyarakat. Pada kunjungan ini, tim Pemkot Cimahi menyampaikan 6 city sektor fokus pengembangan Cimahi Smart City yaitu Infrastruktur TIK, Lingkungan, Transportasi, Kesehatan, Pendidikan, dan Manajemen Pemerintahan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya

Dalam dua tahun terakhir, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan Bank Indonesia Institute (BINS) telah melakukan sinergi pengembangan smart city. Sinergi ini dilakukan melalui pengembangan kompetensi dengan Telkom sebagai pemateri konten smart city pada beberapa program Pendidikan Bank Indonesia Institute. Beberapa program pendidikan tersebut antara lain adalah program Sekolah Pendidikan (SESPI), yaitu program yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia Institute bagi pegawai yang diusulkan promosi ke jabatan dengan tugas dan kewenangan yang lebih kompleks, Program Economic Leadership for Regional Government Leaders (REL), yaitu program yang ditujukan untuk membekali pengetahuan dan wawasan makro ekonomi kepada pejabat di pemerintahan daerah, baik kepala daerah Bupati/Walikota serta anggota DPRD serta pembekalan Economic Leadership bagi Praja IPDN.

Bank Indonesia Institute menilai bahwa smart city sebagai isu strategis pembangunan nasional merupakan konten yang penting untuk ada pada program – program tersebut, baik itu untuk mendukung pengembangan wawasan makro ekonomi peserta maupun untuk peningkatan pemahaman tentang tantangan global dan nasional saat ini dan dimasa datang. Sementara itu, Wahyudi selaku Senior Manager Smart City Development Divisi Government Service menyatakan bahwa sinergi ini memiliki impact yang strategis pada pengembangan dan implementasi smart city di Indonesia, baik itu karena aspek ekonomi yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan sebuah kota maupun karena peran besar Bank Indonesia dan leader – leader peserta program – program tersebut pada pengembangan smart city, baik itu secara langsung maupun tidak langsung.

Sebagai bagian dari sinergi tersebut, pada 3 Desember 2019, Bank Indonesia Institute bersama 22 Deputi Direktur peserta program SESPIBI, berkesempatan berkunjung ke Living Lab Smart City Nusantara, sebuah experience center yang dibangun oleh Telkom dan difungsikan sebagai guiding tools bagi para stakeholder smart city agar dapat melihat, mencoba, hingga berdiskusi lebih jauh mengenai implementasi smart city dan solusi - solusi smart city Telkom Group. Sekolah Setingkat Pimpinan Tinggi Bank Indonesia (SESPIBI) adalah program Bank Indonesia Institute yang ditujukan untuk pegawai yang di promosikan ke tingkat Direktur dan dalam rangka mempersiapkan pegawai untuk menjadi kader pemimpin Bank Indonesia yang memiliki wawasan kebangsaan, ekonomi dan keuangan, serta isu strategis terkini.

Kunjungan ini merupakan kunjungan ke-168 yang diterima oleh Living Lab Smart City Nusantara pada tahun 2019. Pada kunjungan ini, Tim Bank Indonesia Institute terlihat sangat antusias dalam mendengarkan penjelasan dari Tim Smart City Nusantara, tidak hanya mengenai solusi – solusi yang berkaitan dengan payment seperti E-Pajak, E-Parkir dan E-Pasar, tetapi juga solusi – solusi lain Smart PJU, Absensi Online dan Command Center. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berharap dengan adanya kunjungan Bank Indonesia Institute ke Living Lab Smart City Nusantara dapat membangun sinergi yang lebih baik antar kedua belah pihak sehingga dapat terus berkontribusi dalam pengembangan smart city di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya


Membangun kota cerdas tentu membutuhkan sarana penunjang seperti perangkat teknologi dan sistem informasi. Dalam rangka mendukung proses digitalisasi di sektor pemerintahan, Telkom menghadirkan sebuah Living Lab Smart City Nusantara dengan harapan dapat memberikan guidance kepada pemerintah daerah akan how to implementasi smart city secara umum dan digitalisasi sector pemerintahan secara khusus.

Bambang selaku Kadis Kominfo Pemerintah Kota Semarang beserta jajarannya mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara pada Jumat, 4 Oktober 2019. Saat ini, Pemkot Semarang sudah mengimplementasikan berbagai solusi smart city, namun hal tersebut lantas tidak membuat Pemkot Semarang puas. Pemkot Semarang ingin membangun Kota Semarang agar menjadi Kota Cerdas yang bersih dan transparan.

Agenda Lab Tour dimulai dengan pengisian digital guest book dan penjelasan tentang konsep smart city nusantara yang disampaikan secara langsung oleh Harun Triyantoro selaku Manager Experience Management Living Lab Smart City Nusantara. Pada saat pengisian digital guest book, Pemkot Semarang memilih 8 city sektor yang menjadi fokus utama di Kota Semarang, antara lain Infrastruktur TIK, Transportasi, Lingkungan, Pariwisata, Manajemen Pemerintahan, Keamanan, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya dan Aset Daerah.

Kunjungan Pemkot Semarang ini merupakan kunjungan ke 136 yang diterima oleh Living Lab Smart City Nusantara pada tahun 2019. Living Lab Smart City Nusantara memiliki 4 zona yaitu, zona smart government, zona smart industry, zona smart citizen, dan zona smart infrastructure. Usai mengelilingi 4 zona yang ada, agenda kunjungan diakhiri dengan diskusi antara tim Living Lab Smart City Nusantara perihal perkembangan implementasi smart city di Kota Semarang.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya

Kamis, 3 Oktober 2019 Ivanovich Agusta selaku Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia beserta jajarannya mengadakan kegiatan kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari lebih jauh mengenai Smart City Nusantara dan berdiskusi mengenai solusi yang dapat diterapkan di tingkat Desa. Kunjungan ini sendiri merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Anwar Sanusi selaku Sekjen Kemendes dan Wahyudi selaku Senior Manager Smart City Nusantara, pada 26 September 2019 lalu.

Dalam kunjungannya, Ivan beserta jajaran Kemendes lainnya berkesempatan untuk dapat mempelajari Smart City Nusantara lebih jauh melalui Lab Tour. Selama Lab Tour, Tim Living Lab Smart City Nusantara menjelaskan dan memperlihatkan demo solusi-solusi yang ada, dengan fokus penjelasan pada solusi-solusi yang berkaitan dengan kebutuhan Kemendes. Kunjungan yang berlangsung selama 3 jam tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai penguatan infrastruktur telekomunikasi dan upaya peningkatan SDM di tingkat desa.

Ivan mengungkapkan “rencana kedepannya dalam waktu dekat ini, kemendes ingin bekerja sama dengan Telkom dalam mewujudkan smart village dan ingin mengembangkan sistem informasi desa. Sekjen Kemendes pun menyampaikan pesannya bahwa Telkom memiliki semua solusi yang dibutuhkan oleh Kemendes dalam mewujudkan program akademi desa dan smart village. Kami memiliki motto “Cepat dan Jadi”, kami harap Telkom dapat membantu mewujudkan program yang kami canangkan. “

Diharapkan, kunjungan Kemendes ke Living Lab Smart City Nusantara ini dapat menjadi pembuka jalan kolaborasi antara kedua belah pihak untuk dapat bersama-sama membangun Smart City mulai dari tatanan pemerintahan desa melalui pengembangan Smart Village.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya


Walikota Pemkot Parepare, Dr. H. M. Taufan Pawe, disela-sela kesibukannya meluangkan waktu untuk mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara milik PT. Telkom yang berada di Jl. Gunung Sahari No. 53, Jakarta Pusat pada Kamis, 3 Oktober 2019. Kunjungan ini juga dihadiri oleh Kadis Kominfo dan Kabag Humas Setda Pemkot Parepare.

Kunjungan tersebut merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan smart city di Kota Parepare. Seperti yang disampaikan oleh Walikota Pemkot Parepare pada saat sambutan sebelum memulai agenda Lab Tour, bahwa Kota Parepare merupakan kota kelahiran BJ. Habibie dan karenanya informasi dan teknologi yang ada di balik nama besar beliau harus menjadi bagian dari kota Parepare. Lebih lanjut Taufan Pawe menyatakan bahwa: Saya menekankan kepada jajaran saya, bahwa sekarang sudah era digital, jadi saya tidak mau ada staff saya yang masih berfikir secara konvensional. Saya katakan, anda tidak mungkin dapat menjadi seperti BJ. Habibie apabila tidak menguasai IT. Smart City dapat diwujudkan salah satunya dengan Kepala Daerah yang cerdas yang dapat menguasai IT.

Harun Triyantoro selaku Manager Experience Management Living Lab Smart City Nusantara menyambut niat baik upaya Pemkot Parepare dalam mewujudkan smart city, salah satunya dengan menjelaskan konsep Smart City Nusantara yang diusung oleh Telkom. Lebih lanjut lagi, Harun mengatakan bahwa pengembangan smart city harus dimulai dari prioritas akan penyelesaian painful problem kota. Smart City Nusantara merumuskan 10 city sektor utama tersebut berdasar riset akan masalah yang umum terjadi di perkotaan di Indonesia yaitu Lingkungan, Partisipasi Masyarakat, Manajemen Pemerintahan, Pariwisata, Kemanan, Sumber Daya dan Aset Daerah, Infrastruktur TIK, Transportasi, Kesehatan, dan Pendidikan. Dalam kesempatan ini, Walikota Pemkot Parepare memilih 3 city sektor yang sekiranya akan menjadi fokus utama di Kota Parepare, yaitu Kesehatan, Pendidikan dan Pariwisata.

“Dengan adanya berbagai program pada PT Telkom Indonesia, menjadi salah satu solusi bagi terciptanya pelayanan publik yang efektif dan bersih dengan konsep smart city yang akan kita sinergikan,”ucap Walikota Pemkot Parepare usai agenda Lab Tour.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya


Senin, 30 September 2019, H. Longki Djanggola selaku Gubernur Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah beserta jajarannya mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara. Jajaran yang turut hadir dalam kunjungan kali ini adalah perwakilan dari masing-masing OPD yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah, antara lain Kadis Pariwisata, Kadis Kominfo, Kadis Kependudukan, Kabag Persidangan dan Kabag Pemerintahan. Kunjungan Pemprov Sulawesi Tengah disambut hangat oleh Yanto Setiawan selaku General Manager Local Government Service PT. Telkom.

“Tujuan kami kesini adalah untuk melihat seperti apa smart city itu, maka dari itu saya membawa Kepala Dinas terkait untuk menjadi masukan kepada mereka agar dapat diterapkan di dinasnya masing-masing sesuai dengan kebutuhan. Semoga bermanfaat untuk Sulawesi Tengah dan masyarakat di daerah kami,” tutur Gubernur Pemprov Sulawesi Tengah dalam sambutannya sebelum memulai agenda Lab Tour.

Living Lab Smart City Nusantara adalah fasilitas yang dibangun oleh PT. Telkom sejak tahun 2016. Tujuan dibangunnya Living Lab Smart City Nusantara adalah agar para stakeholder yang datang dapat merasakan real experience seperti apa smart city dan untuk berdiskusi lebih jauh perihal implementasi smart city dengan tim Smart City Nusantara. Living Lab Smart City Nusantara terdiri dari 4 zona, antara lain zona smart government, zona smart industry, zona smart citizen, dan zona smart infrastructure.

Sebelum memulai agenda Lab Tour, Gubernur Pemprov Sulawesi Tengah memilih 4 bidang city sector dari 10 city sector yang diusung oleh SCN sebagai fokus utama implementasi smart city berdasarkan hasil riset akan masalah yang umum terjadi di perkotaan di Indonesia, antara lain pariwisata, sumber daya dan asset daerah, manajemen pemerintahan, dan infrastruktur TIK. Usai kunjungan, Gubernur Pemprov Sulawesi Tengah berkesempatan untuk memberikan testimoni yang berisikan harapan: “Dengan integrasi digital, Sulteng Kuat dan Sulteng Bangkit, Masyarakat jangan gaptek.”

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya


Dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka serta transparan, beberapa tahun terakhir pemerintah pusat terus mendorong Pemerintah Daerah untuk mengembangkan konsep smart city. Sebuah konsep pengembangan daerah dengan memanfaatkan sistem informasi berbasis teknologi informasi. Di tingkat Pemda sendiri, pengembangan smart city harus ditunjang dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM). Mereka harus dapat memahami konsep smart city, terutama dalam kaitannya dengan pemetaan solusi smart city terhadap setiap permasalahan yang ada di daerah.

Menyadari hal tersebut, PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada tidak hanya Pemerintah Daerah, namun juga kepada seluruh stakeholder smart city di Indonesia (Pemerintah, Industri dan masyarakat) melalui Living Lab Smart City Nusantara. Dengan adanya Living Lab Smart City Nusantara, diharapkan seluruh stakeholder smart city dapat lebih memahami smart city serta solusi-solusi yang ada di dalamnya melalui konsep Smart City Nusantara, sebuah konsep smart city yang dikembangkan oleh Telkom.

Seperti yang halnya Pemerintah Kabupaten Subang yang berkunjung ke Living Lab Smart City Nusantara pada 23 September 2019. Kunjungan diawali dengan welcome speech oleh Harun Triyantoro selaku Manajer Living Lab Smart City Nusantara. Harun menuturkan bahwa merupakan suatu kehormatan untuk dapat memperkenalkan serta berdiskusi mengenai Smart City dengan Pemkab Subang. Diwakili Asisten Daerah (Asda) 1, Pemkab Subang menyampaikan harapannya untuk mendapatkan edukasi mengenai pengembangan smart city melalui agenda kunjungan ini. Lebih lanjut, Bupati Pemkab Subang H. Ruhimat juga menyampaikan ketertarikan dalam mengembangkan Smart City di daerahnya. Adapun untuk pengimplementasian Smart City di Pemkab Subang rencananya akan dilakukan secara bertahap.

Senior Manajer Smart City Development, Wahyudi turut hadir dalam kunjungan kali ini. Bupati beserta jajaran diberikan insight yang menarik mengenai produk solusi yang ada di Living Lab Smart City Nusantara. Wahyudi banyak bercerita mengenai daerah-daerah di Indonesia yang telah sukses maupun sedang dalam proses pengimplementasian smart city. Harapannya Pemkab Subang dapat memiliki gambaran mengenai pengembangan smart city di daerahnya nanti.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya


Walikota Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, H. Maidi beserta jajaran mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara pada 20 September 2019. Kunjungan ini merupakan kunjungan kedua Pemkot Madiun ke Living Lab Smart City Nusantara pada tahun 2019. Kunjungan yang pertama telah dilaksanakan pada 14 Mei 2019 yang juga dihadiri oleh H. Maidi.

Bedanya, pada kunjungannya kali ini, H. Maidi turut menghadirkan sejumlah media pers yang biasa meliput kegiatan di Kota Madiun untuk diperkenalkan smart city khususnya konsep, dan produk solusi milik PT. Telkom. Salah satu harapannya adalah agar progres pengembangan Smart City di Kota Madiun semakin tersinergi baik itu dengan peran media sebagai salah satu untur penta helix pengembangan smart city maupun dengan peningkatan publikasi sehingga terus mendapatkan banyak dukungan dari banyak pihak.

Para tamu kunjungan disambut oleh pihak Telkom di Holding Room Living Lab Smart City Nusantara untuk kemudian di “lead” mengikuti agenda yang biasa disebut dengan “Lab Tour” atau berkeliling di Living Lab Smart City Nusantara. H. Maidi menuturkan bahwa Kota Madiun ingin terus melakukan eksplorasi mengenai produk solusi Smart City milik PT. Telkom yang dapat diimplementasi guna mewujudkan Smart City di Kota Madiun.

Sebelum memulai Lab Tour, perwakilan dari Pemkot Madiun dipersilakan untuk mengisi digital guest book untuk selanjutnya menentukan prioritas pembangunan Smart City berdasarkan 10 sektor perkotaan yang umum menjadi fokus permasalahan kota di Indonesia. Pemaparan konsep Smart City Nusantara pun disampaikan pada sesi ini oleh Koordinator Living Lab Smart City Nusantara, Fisri Tarika.

Setelah mendapatkan penjelasan mengenai konsep Smart City Nusantara, Lab Tour dimulai dengan didampingi oleh Manager Sales Teritori Timur, Lilis Hartini. Seluruh tamu kunjungan, khususnya media pers yang hadir diperlihatkan beragam demo dan simulasi solusi dari anak perusahaan Telkom Group sehingga mendapatkan real experience. Adapun anak perusahaan Telkom Group turut hadir memberikan penjelasan secara detail mengenai produk solusi yang mereka miliki.

Kunjungan diakhiri dengan diskusi dan pemberian testimoni oleh Pemkot Madiun yang berisikan harapan Kota Madiun akan terus dapat berkembang sehingga dapat memberikan yang terbaik untuk warga Kota Madiun. Penerimaan kunjungan Pemerintah Daerah oleh Telkom diharapkan dapat memberi insight ke Pemerintah Daerah akan produk dan solusi Smart City, sehingga nantinya solusi tersebut di daerah dapat diimpelementasikan dengan tepat sesuai kebutuhan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya