Kunjungan Living Lab

Rabu, 11 Maret 2020, Living Lab Smart City Nusantara yang berlokasi di Jl. Gunung Sahari No. 50A, Jakarta Pusat, menerima kunjungan dari jajaran Pemkab Murung Raya. Kunjungan ini merupakan kunjungan ketiga yang dilakukan oleh Pemkab Murung Raya, setelah kunjungan sebelumnya yang dilakukan pada 12 September 2019 dan 2 Oktober 2019. Yang berbeda pada kunjungan kali ini adalah, Bupati Murung Raya, Perdie M. Yoseph turut hadir untuk melihat secara langsung solusi - solusi Smart City Nusantara yang dapat diimplementasikan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan Pemkab Murung Raya.

“Melalui pemanfaatan teknologi informatika, kami berharap Kabupaten Murung Raya bisa menjadi daerah yang lebih maju lagi. Kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara yang di miliki PT. Telkom ini diharapkan bisa membantu Murung Raya dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk pengembangan smart city di Kabupaten Murung Raya”, ujar Perdie sebelum agenda Lab Tour di mulai.

Agenda Lab Tour dimulai dengan pengisian digital guest book yang diwakili oleh Perdie. Selain mencantumkan informasi dasar berupa nama, jabatan dan asal daerah, pada digital guest book tamu kunjungan Living Lab Smart City Nusantara juga diminta untuk memilih city sector yang menjadi fokus utama pengembangan smart city di daerahnya. Terdapat 10 city sector pilihan yang merupakan city sector paling umum menjadi pain problem atau fokus pengembangan smart city daerah, antara lain Manajemen Pemerintahan, Keamanan, Pendidikan, Kesehatan, Sumber Daya dan Aset Daerah, Pariwisata, Infrastruktur TIK, Lingkungan, Partisipasi Masyarakat, dan Transportasi. Pemilihan city sector ini penting dalam rangkaian kunjungan karena nantinya digunakan sebagai insight bagi Tim Living Lab Smart City Nusantara dalam penjelasan solusi dan diskusi selama kunjungan.

Antusiasme jajaran Pemkab Murung Raya terhadap penjelasan solusi-solusi Smart City Nusantara menjadikan diskusi selama kunjungan khususnya terkait permasalahan yang dihadapi Pemkab Murung Raya dan solusi yang mungkin diterapkan berlangsung menarik. Kadis Kominfo Pemkab Murung Raya, Bimo Santoso menekankan bahwa solusi – solusi yang dimiliki PT. Telkom diyakini sangat mumpuni untuk diterapkan untuk pengembangn smart city daerah bahkan hingga di lokasi terpencil sekalipun, sebagaimana kondisi geografis di Kabupaten Murung Raya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya

Kota Medan merupakan Ibukota Provinsi Sumatera Utara. Kota dengan luas wilayah 2.256,44 km2 ini terdiri atas 21 kecamatan dan 121 kelurahan dengan jumlah populasi di Kota Medan sebanyak 2.478.145 jiwa. Pencapaian Kota Medan dalam hal pembangunan berbasis smart city adalah dengan terpilihnya Kota menjadi salah satu Kota / Kabupaten yang ditunjuk oleh Kominfo untuk turut andil dalam program Gerakan Menuju 100 Smart City di tahun 2018.

Karenanya, Kota Medan yang telah mendapatkan bimbingan Kominfo utamanya dalam menyusun masterplan smart city terus berupaya untuk dapat mewujudkan Medan Smart City. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara pada 5 Maret 2020. Kunjungan Pemkot Medan yang diwakili oleh Ir. H Akhyar Nasution, M.Si selaku Plt. Walikota Pemkot Medan dan jajarannya juga didampingin oleh AM Pemkot Medan, Robert Sianturi.

Kunjungan yang berlangsung selama 3 jam ini dimulai dengan pengisian digital guest book yang diwakili oleh Akhyar Nasution dan dilanjutkan dengan eksplorasi Living Lab Smart City Nusantara melalui Lab Tour dan diskusi bersama. Living Lab Smart City Nusantara sendiri terdiri atas 4 zona antara lain, Zona Smart Government, Zona Smart Industry, Zona Smart Citizen, dan Zona Smart Infrastructure. Menghadirkan 73 solusi atas pain problem dari 10 city sector yang seringkali menjadi issue bagi Pemda di Indonesia, Telkom Group melalui Living Lab Smart City Nusantara berkomitmen untuk dapat membimbing tidak hanya Pemda namun seluruh stakeholder smart city yang memiliki minat terhadap implementasi smart city. Adapun kunjungan Pemkot Medan kali ini merupakan kunjungan yang ke 620 yang telah diterima oleh Tim Living Lab Smart City Nusantara sejak tahun 2016.

“Living Lab Smart City ini merupakan gudangnya oleh-oleh aplikasi. Semoga oleh-oleh ini bisa menjadi benar-benar dinikmati seluruh warga kota Medan”, tulis Akhyar Nasution dalam testimoninya. Pembubuhan testimoni di perangkat smart meeting room tersebut menandai berakhirnya kunjungan Pemkot Medan di Living Lab Smart City Nusantara. Penutupan sesi kunjungan juga diselingi oleh sesi foto Bersama dan pertukaran cindera mata antara Akhyar Nasution dan Harun Triyantoro selaku Manager Experience Management Living Lab Smart City Nusantara.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya

Kabupaten Kutai Timur merupakan salah satu Kabupaten yang terpilih menjadi peserta dalam Program Gerakan Menuju 100 Smart City Tahap 2 yang diadakan oleh Kominfo. Gerakan tersebut bertujuan membimbing Kabupaten/Kota dalam menyusun Masterplan Smart City agar bisa lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat maupun mengakselerasikan potensi yang ada di masing-masing daerah. Selanjutnya untuk memanfaatkan momentum tersebut Kabupaten Kutai Timur Smart City, Ir. H. Ismunandar, M.T beserta jajaran Pemkab Kutai Timur didampingi oleh Account Manager Telkom Regional 6 mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara yang berlokasi di Jl. Gunung Sahari No. 53, Jakarta Pusat. Adapun kunjungan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 25 Februari 2020  ini merupakan kunjungan kedua, setelah sebelumnya diwakili Sekretaris Daerah Pemkab Kutai Timur beserta jajaran mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara pada 9 Mei 2018.

Pemkab Kutai Timur terletak di Provinsi Kalimantan Timur dengan luas wilayah sebesar 35.747,50 km2 dan jumlah penduduk di wilayahnya sebanyak 422.905 jiwa. “Luas Kutai Timur itu lebih luas dari Provinsi Jawa Barat, Jawa Barat mungkin diurus oleh 4 Bupati, Kutai Timur hanya diurus oleh 1 Bupati saja. Masih ada beberapa wilayah di Kutai Timur yang blank spot. Dengan kondisi Kutai Timur yang seperti itu, kami berharap setelah kunjungan ini akan ada masukan untuk mengembangkan daerah kami menjadi Smart Regency, karena pada dasarnya Kutai Timur juga sudah terpilih menjadi salah satu peserta dari 75 Kabupaten/Kota Smart City di Indonesia. Kami juga berharap PT. Telkom yang memiliki teknologi informasi dan pusat smart city, bisa membantu Pemkab Kutai Timur dalam mengembangkan teknologi informasi dan smart city”, ujar Bupati Pemkab Kutai Timur sebelum agenda Lab Tour dimulai.

Living Lab Smart City Nusantara didirikan pada tahun 2016 dan hingga kini telah menerima 617 kunjungan. Living Lab Smart City Nusantara adalah fasilitas yang dibangun oleh PT. Telkom untuk memberikan guidance dan know-how kepada stakeholder Smart City (Pemerintah, Industri dan Masyarakat) mengenai pemahaman mengenai Smart City dan impelentasinya. DIsini pengunjung dapat melihat dan mencoba solusi Smart City yang dimiliki oleh Telkom Group serta berdiskusi perihal implementasi Smart City. Terdiri dari 4 zona, yaitu Zona Smart Government, Zona Smart Industry, Zona Smart Citizen dan Zona Smart Infrastructure. Living Lab Smart City Nusantara dilengkapi produk solusi smart city yang saat ini telah didukung oleh kurang lebih 14 entitas Telkom Group.

Kunjungan Pemkab Kutai Timur diakhiri dengan testimoni yang diwakili oleh Bupati Pemkab Kutai Timur, “Memajukan Kutim Berjaya melalui Smart City, Indonesia Maju.” Kunjungan ditutup dan foto bersama Pemkab Kutai Timur dengan Tim Living Lab Smart City Nusantara.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya

Dalam rangka mewujudkan pembangunan daerah yang mengadopsi konsep smart city, H. Parosil Mabsus, S. Pd selaku Bupati Pemkab Lampung Barat didampingi oleh Kadis Kominfo dan jajaran Pemkab Lampung Barat, berkesempatan untuk mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara pada 21 Februari 2020. Tujuan dari kunjungan Pemkab Lampung Barat adalah sebagai salah satu upaya mewujudkan Kabupaten Lampung Barat Smart City dengan tetap menyesuaikan dengan kearifan lokal yang dimiliki oleh Kabupaten Lampung Barat.

Kunjungan Pemkab Lampung Barat disambut hangat oleh Muhammad Yusuf selaku GM Witel Lampung serta Tim Living Lab Smart City Nusantara. Selain itu Tim BGES Lampung beserta Account Manager TREG 1 juga turut hadir mendampingi selama kunjungan Pemkab Lampung Barat berlangsung. “Harapan Pemkab Lampung Barat setelah berkunjung ke Living Lab Smart City Nusantara adalah agar telkom melalui Smart City Nusantara dapat medukung pengembangan sistem aplikasi pemerintahan berbasis elektronik sehingga nantinya dapat meningkatkan kinerja Pemkab Lampung Barat dalam melayani masyarakat dan memudahkan masyarakat kami dalam mendapatkan informasi”, ujar Bupati Pemkab Lampung Barat pada sambutannya sebelum rangkaian lab tour dimulai. Agenda lab tour utamanya berisi penjelasan solusi – solusi Smart City Nusantara dan diskusi implementasinya. Pada kunjungan ini lab tour dimulai dari solusi Smart Lighting dan diakhiri dengan solusi Command Center.

Living Lab Smart City Nusantara berlokasi di Jl. Gunung Sahari No. 53, Jakarta Pusat dan telah berdiri sejak 4 tahun silam. Living Lab Smart City Nusantara merupakan fasilitas yang disediakan oleh Telkom untuk para stakeholder Smart City, dari kalangan Pemerintah Daerah, Perusahaan Swasta, maupun Masyarakat. Tujuan dibangunnya Living Lab Smart City Nusantara adalah agar para tamu yang hadir berkunjung dapat merasakan “real experience” implementasi solusi  Smart City. Kunjungan Pemkab Lampung Barat kali ini ditutup dengan seremoni testimoni yang diberikan oleh Bupati Pemkab Lampung Barat dan ramah tamah serta foto Bersama.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya


Isyak Meirobie, S. Sn., M. Si selaku Wakil Bupati Pemkab Belitung, didampingi oleh Kadis Kominfo serta Bappeda Pemkab Belitung mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara pada 24 Januari 2020. Disambut oleh Harun Triyantoro selaku Manager Experience Management Living Lab Smart City Nusantara, Isyak Meirobie dan jajarannya berkesempatan untuk mengenal lebih jauh mengenai Smart City Nusantara yang diusung oleh Telkom Group ini.

Kabupaten Belitung merupakan bagian dari Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, dimana kondisi geografisnya terbagi atas beberapa kepulauan. Sarat akan potensi budaya, pariwisata dan ekonomi terlebih dengan keberadaan KEK di dalamnya, Pemkab Belitung memiliki keinginan kuat untuk dapat terus membangun wilayahnya. Kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara sendiri merupakan salah satu upaya Pemkab Belitung dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kemampuan SDM nya mengenai Smart City. Dalam kunjungannya, jajaran Pemkab Belitung diajak berkeliling melakukan Lab Tour untuk melihat dan mempelajari solusi Smart City Nusantara dan berdiskusi mengenai kebutuhan solusi yang dinilai tepat untuk diimplementasikan di Pemkab Belitung.

Pada kunjungannya kali ini Isyak Meirobie dan jajaran tidak hanya diajak untuk dapat memahami lebih jauh mengenai Smart City, tetapi juga dipandu untuk dapat memetakan permasalahan yang dihadapi wilayahnya dengan solusi-solusi Smart City Nusantara yang ada dalam upaya penyelesaiannya. Hal ini merupakan bentuk kesiapan Telkom untuk dapat membantu Pemerintah Daerah dalam menjalankan fungsinya dalam pelayanan publik seperti tergambar dalam testimoni Isyak Meirobie atas kunjungannya ke Living Lab Smart City Nusantara: “Telkom Living Lab, Membuat Lompatan Dalam Pelayanan Publik dan Inovasi Pembangunan Daerah Semakin di Depan!”.

Living Lab Smart City Nusantara sendiri merupakan fasilitas yang dibangun oleh PT. Telkom sebagai bentuk dukungan pada pengembangan smart city di Indonesia. Living Lab Smart City Nusantara yang berdiri sejak tahun 2016, kini telah menerima 594 kunjungan dari seluruh stakeholder smart city baik itu dari Jajaran Pemerintahan, kalangan industri, maupun masyarakat umum dan akademisi. Memiliki lebih dari 73 showcase solusi seperti Smart PJU, Smart Meeting Room, dan Command Center dan didukung kesiapan Telkom Group dalam menghadirkan solusi-solusi sesuai dengan kebutuhan Pemerintah Daerah yang sangat unik dan beragam, Smart City Nusantara siap menjadi partner Pemerintah Daerah dan stakeholder Smart City lainnya untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Smart City di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya


Sebagai peserta Gerakan Menuju 100 Smart City Tahap 2 di tahun 2018, Kota Cimahi merupakan salah satu dari 100 Kota di Indonesia yang oleh Pemerintah Pusat dinilai memiliki potensi dan pelaksaanaan pengembangan smart city yang baik sehingga menjadi peserta bimbingan pengembangan smart city oleh pemerintah Pusat. Dikutip dari salah satu wawancara nya perihal ini, Ajay Muhammad Priatna selaku Wali Kota Pemkot Cimahi mengatakan bahwa menurutnya konsep smart city harus merefleksikan pelayanan publik yang dilakukan secara digital atau online dengan berbasis teknologi. Tujuannya agar berbagai pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih cepat, mudah, efisien, dan tidak terjadi pungli.

Hingga kini Pemkot Cimahi masih terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun Cimahi Smart City. Pada tahun 2019 ini tercatat sudah ada 71 solusi smart city yang dimiliki oleh Pemkot Cimahi. Tak berhenti sampai situ, Wali Kota Pemkot Cimahi bahkan sedang membangun mal pelayanan publik yang berlokasi di daerah Aruman, Cimahi. Tujuan dari dibangunnya mal pelayanan publik ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kota Cimahi untuk masyarakat Kota Cimahi.

Dalam rangka terus mewujudkan Cimahi Smart City, dengan didampingi oleh Account Manager Telkom Regional 3, Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Zulkarnain beserta jajaran datang mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara pada 4 Desember 2019. Living Lab Smart City Nusantara merupakan sebuah area yang dibangun oleh Telkom Group sebagai guiding tools untuk seluruh stakeholder smart city Indonesia yang terdiri dari Pemerintah, Industri dan Masyarakat. Pada kunjungan ini, tim Pemkot Cimahi menyampaikan 6 city sektor fokus pengembangan Cimahi Smart City yaitu Infrastruktur TIK, Lingkungan, Transportasi, Kesehatan, Pendidikan, dan Manajemen Pemerintahan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya

Dalam dua tahun terakhir, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan Bank Indonesia Institute (BINS) telah melakukan sinergi pengembangan smart city. Sinergi ini dilakukan melalui pengembangan kompetensi dengan Telkom sebagai pemateri konten smart city pada beberapa program Pendidikan Bank Indonesia Institute. Beberapa program pendidikan tersebut antara lain adalah program Sekolah Pendidikan (SESPI), yaitu program yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia Institute bagi pegawai yang diusulkan promosi ke jabatan dengan tugas dan kewenangan yang lebih kompleks, Program Economic Leadership for Regional Government Leaders (REL), yaitu program yang ditujukan untuk membekali pengetahuan dan wawasan makro ekonomi kepada pejabat di pemerintahan daerah, baik kepala daerah Bupati/Walikota serta anggota DPRD serta pembekalan Economic Leadership bagi Praja IPDN.

Bank Indonesia Institute menilai bahwa smart city sebagai isu strategis pembangunan nasional merupakan konten yang penting untuk ada pada program – program tersebut, baik itu untuk mendukung pengembangan wawasan makro ekonomi peserta maupun untuk peningkatan pemahaman tentang tantangan global dan nasional saat ini dan dimasa datang. Sementara itu, Wahyudi selaku Senior Manager Smart City Development Divisi Government Service menyatakan bahwa sinergi ini memiliki impact yang strategis pada pengembangan dan implementasi smart city di Indonesia, baik itu karena aspek ekonomi yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan sebuah kota maupun karena peran besar Bank Indonesia dan leader – leader peserta program – program tersebut pada pengembangan smart city, baik itu secara langsung maupun tidak langsung.

Sebagai bagian dari sinergi tersebut, pada 3 Desember 2019, Bank Indonesia Institute bersama 22 Deputi Direktur peserta program SESPIBI, berkesempatan berkunjung ke Living Lab Smart City Nusantara, sebuah experience center yang dibangun oleh Telkom dan difungsikan sebagai guiding tools bagi para stakeholder smart city agar dapat melihat, mencoba, hingga berdiskusi lebih jauh mengenai implementasi smart city dan solusi - solusi smart city Telkom Group. Sekolah Setingkat Pimpinan Tinggi Bank Indonesia (SESPIBI) adalah program Bank Indonesia Institute yang ditujukan untuk pegawai yang di promosikan ke tingkat Direktur dan dalam rangka mempersiapkan pegawai untuk menjadi kader pemimpin Bank Indonesia yang memiliki wawasan kebangsaan, ekonomi dan keuangan, serta isu strategis terkini.

Kunjungan ini merupakan kunjungan ke-168 yang diterima oleh Living Lab Smart City Nusantara pada tahun 2019. Pada kunjungan ini, Tim Bank Indonesia Institute terlihat sangat antusias dalam mendengarkan penjelasan dari Tim Smart City Nusantara, tidak hanya mengenai solusi – solusi yang berkaitan dengan payment seperti E-Pajak, E-Parkir dan E-Pasar, tetapi juga solusi – solusi lain Smart PJU, Absensi Online dan Command Center. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berharap dengan adanya kunjungan Bank Indonesia Institute ke Living Lab Smart City Nusantara dapat membangun sinergi yang lebih baik antar kedua belah pihak sehingga dapat terus berkontribusi dalam pengembangan smart city di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya


Membangun kota cerdas tentu membutuhkan sarana penunjang seperti perangkat teknologi dan sistem informasi. Dalam rangka mendukung proses digitalisasi di sektor pemerintahan, Telkom menghadirkan sebuah Living Lab Smart City Nusantara dengan harapan dapat memberikan guidance kepada pemerintah daerah akan how to implementasi smart city secara umum dan digitalisasi sector pemerintahan secara khusus.

Bambang selaku Kadis Kominfo Pemerintah Kota Semarang beserta jajarannya mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara pada Jumat, 4 Oktober 2019. Saat ini, Pemkot Semarang sudah mengimplementasikan berbagai solusi smart city, namun hal tersebut lantas tidak membuat Pemkot Semarang puas. Pemkot Semarang ingin membangun Kota Semarang agar menjadi Kota Cerdas yang bersih dan transparan.

Agenda Lab Tour dimulai dengan pengisian digital guest book dan penjelasan tentang konsep smart city nusantara yang disampaikan secara langsung oleh Harun Triyantoro selaku Manager Experience Management Living Lab Smart City Nusantara. Pada saat pengisian digital guest book, Pemkot Semarang memilih 8 city sektor yang menjadi fokus utama di Kota Semarang, antara lain Infrastruktur TIK, Transportasi, Lingkungan, Pariwisata, Manajemen Pemerintahan, Keamanan, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya dan Aset Daerah.

Kunjungan Pemkot Semarang ini merupakan kunjungan ke 136 yang diterima oleh Living Lab Smart City Nusantara pada tahun 2019. Living Lab Smart City Nusantara memiliki 4 zona yaitu, zona smart government, zona smart industry, zona smart citizen, dan zona smart infrastructure. Usai mengelilingi 4 zona yang ada, agenda kunjungan diakhiri dengan diskusi antara tim Living Lab Smart City Nusantara perihal perkembangan implementasi smart city di Kota Semarang.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya

Kamis, 3 Oktober 2019 Ivanovich Agusta selaku Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia beserta jajarannya mengadakan kegiatan kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari lebih jauh mengenai Smart City Nusantara dan berdiskusi mengenai solusi yang dapat diterapkan di tingkat Desa. Kunjungan ini sendiri merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Anwar Sanusi selaku Sekjen Kemendes dan Wahyudi selaku Senior Manager Smart City Nusantara, pada 26 September 2019 lalu.

Dalam kunjungannya, Ivan beserta jajaran Kemendes lainnya berkesempatan untuk dapat mempelajari Smart City Nusantara lebih jauh melalui Lab Tour. Selama Lab Tour, Tim Living Lab Smart City Nusantara menjelaskan dan memperlihatkan demo solusi-solusi yang ada, dengan fokus penjelasan pada solusi-solusi yang berkaitan dengan kebutuhan Kemendes. Kunjungan yang berlangsung selama 3 jam tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai penguatan infrastruktur telekomunikasi dan upaya peningkatan SDM di tingkat desa.

Ivan mengungkapkan “rencana kedepannya dalam waktu dekat ini, kemendes ingin bekerja sama dengan Telkom dalam mewujudkan smart village dan ingin mengembangkan sistem informasi desa. Sekjen Kemendes pun menyampaikan pesannya bahwa Telkom memiliki semua solusi yang dibutuhkan oleh Kemendes dalam mewujudkan program akademi desa dan smart village. Kami memiliki motto “Cepat dan Jadi”, kami harap Telkom dapat membantu mewujudkan program yang kami canangkan. “

Diharapkan, kunjungan Kemendes ke Living Lab Smart City Nusantara ini dapat menjadi pembuka jalan kolaborasi antara kedua belah pihak untuk dapat bersama-sama membangun Smart City mulai dari tatanan pemerintahan desa melalui pengembangan Smart Village.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Smart City Nusantara dan prosedur kunjungan ke Living Lab Smart City Nusantara, dapat mengakses www.smartcitynusantara.id dan akun Instagram @scn_telkomindonesia.

Selengkapnya